Daily Lockscreen MIUI 7

Daily lockscreen adalah salah satu fitur yang masuk ke dalam highlight peluncuran MIUI 7 di New Delhi tanggal 24 Agustus 2015 yang lalu. Sudah beberapa waktu memakai MIUI 7 tapi baru sekarang merasakan menariknya fitur ini. Secara singkat, daily lockscreen adalah fitur yang akan mengubah wallpaper lockscreen device kita secara otomatis setiap pergantian hari. Dikutip dari presentasi Hugo Barra saat launching MIUI 7, setiap minggu mereka mengeluarkan 10 gambar berkualitas tinggi untuk memastikan user mendapatkan wallpaper yang fresh. Sudah mencoba fitur ini? Berikut cara mengaktifkan daily lockscreen di device kita. Semoga bermanfaat 🙂

Continue reading

Install Redmi 2 4G Global ROM Metode Fastboot Update

Melanjutkan post sebelumnya tentang cara Install Redmi 2 4G Global ROM Metode System Update, berikut langkah-langkah metode Fastboot Update, semoga bermanfaat.

Pastikan untuk membackup data penting sebelum melakukan flashing, karena metode yang digunakan dalam tutorial ini akan menghapus semua data di device.

Berikut langkah-langkahnya : Continue reading

Install Redmi 2 4G Global ROM Metode System Update

Mumpung pembahasan tentang Redmi 2 sedang hot, berikut saya share informasi yang saya dapat di forum MIUI tentang instalasi ROM Global Redmi 2.

ROM Global Redmi 2 bisa diperoleh di http://en.miui.com/download-261.html dan cara flashingnya di link berikut :

  • http://en.miui.com/a-232.html untuk metode System Update
  • http://en.miui.com/a-233.html untuk metode Recovery Update
  • http://en.miui.com/a-234.html untuk metode Fastboot Update

Cara yang paling simpel bagi user adalah metode System Update. Namun ada hal yang perlu diperhatikan dalam langkah flashing metode ini, berikut diantaranya, semoga bermanfaat 🙂 Continue reading

Fixing No Signal Global ROM Redmi 2 HM2014813

Redmi 2 dipublish oleh Xiaomi dalam 2 varian, yaitu versi 1GB RAM 8GB Internal dan versi 2GB RAM 16GB Internal. Versi handheld Redmi 2 bisa kita lihat di sticker yang tertempel di tempat baterei (2014811, 2014812, 2014813).

Beruntungnya saya mendapat versi 2014813 (2GB RAM 16GB Internal) yang datang dengan ROM bawaan versi China. Tentunya banyak aplikasi dalam bahasa mandarin yang saya sendiri belum bisa membacanya sampai sekarang 🙂

Hari pertama handheld datang, saya putuskan untuk langsung beralih ke Global ROM yang Xiaomi sediakan di http://en.miui.com/download-261.html. Langkah flashingnya cukup simpel dan bisa dilihat di http://en.miui.com/a-233.html. Sayangnya sinyal di kedua SIM card hilang (No Signal) seusai flashing. Saya sudah coba gonta-ganti kartu SIM tapi tidak membuahkan hasil. Sempat panik karena ROM bawaan tidak saya backup sebelumnya 😀 [tepok jidat]. Browsing-browsing alhamdulillah menemukan solusi dari permasalahan “No Signal” yang hanya terjadi di seri HM2014813 ini. Berikut informasinya, semoga bermanfaat :). Continue reading

Quote

Allah Ta’ala berfirman:

مَا يَلْفِظُ مِن قَوْلٍ إِلاَّ لَدَيْهِ رَقِيبٌ عَتِيدٌ

“Tiada suatu ucapanpun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir.” (QS. Qaf: 18)

 

Dari Abu Hurairah -radhiallahu anhu- dia berkata: Rasulullah -shallallahu alaihi wasallam- bersabda:

مَنْ قَعَدَ مَقْعَداً لَمْ يَذْكُرِ اللهَ فِيْهِ كَانَتْ عَلَيْهِ مِنَ اللهِ تِرَةٌ، وَمَنِ اضْطَجَعَ مَضْجِعَاً لاَ يَذْكُرِ اللهَ فِيْهِ كَانَتْ عَلَيْهِ مِنَ اللهِ تِرَةٌ

“Barangsiapa yang duduk pada sebuah tempat lalu dia tidak berdzikir kepada Allah di situ maka hal itu akan menjadi tirah (penyesalan) baginya di sisi Allah. Barangsiapa yang berbaring pada sebuah tempat lalu dia tidak berdzikir kepada Allah di situ maka hal itu akan menjadi tirah (penyesalan) baginya di sisi Allah.” (HR. Abu Daud no. 4856, 5058 dan dinyatakan shahih oleh Al-Albani dalam Al-Misykah: 2/703)

 

Dalam kitab An-Nihayah fii Gharib Al-Hadits (1/189) karya Ibnu Al-Atsir disebutkan bahwa makna tirah adalah kekurangan dan pertanggungjawaban.

 

Dari Abu Hurairah -radhiallahu anhu- dia berkata: Rasulullah -shallallahu alaihi wasallam- bersabda:

مَا جَلَسَ قَوْمٌ مَجْلِساً لَمْ يَذْكُرُوا اللهَ فِيْهِ وَلَمْ يُصَلُّوا عَلَى نَبِيِّهِمْ إِلاَّ كَانَ عَلَيْهِمْ تِرَةٌ, فَإِنْ شَاءَ عَذَّبَهُمْ وَإِنْ شَاءَ غَفَرَ لَهُمْ

“Tidaklah ada satu kaum yang duduk dalam satu majelis lalu mereka tidak berdzikir kepada Allah dan tidak juga bershalawat kepada nabi mereka padanya kecuali majelis itu menjadi tirah atas mereka, jika Dia mau maka Dia akan menyiksa mereka dan jika Dia mau maka Dia akan mengampuni mereka.” (HR. At-Tirmizi no. 3380 dan dinyatakan shahih oleh Al-Albani dalam Shahih Al-Jami’ no. 5607)

Dari Ibnu Umar -radhiallahu anhuma- dia berkata: Rasulullah -shallallahu alaihi wasallam- bersabda:

لاَ تُكْثِرُوا الْكَلاَمَ بِغَيْرِ ذِكْرِ اللهِ فَإِنَّ كَثْرَةَ الْكَلاَمِ بِغَيْرِ ذِكْرِ اللهِ قَسْوَةٌ لِلْقَلْبِ، وَإِنَّ أَبْعَدَ النَّاسُ مِنَ اللهِ الْقَلْبُ الْقَاسِي

“Janganlah kalian memperbanyak bicara dengan selain dzikir kepada Allah, karena memperbanyak bicara dengan selain dzikir kepada Allah membuat hati menjadi keras, sementara hamba yang paling jauh dari Allah adalah yang hatinya keras.” (HR. At-Tirmizi no. 2411 dan dinyatakan hasan oleh Al-Arnauth dalam Jami’ Al-Ushul: 11/737)

والله أعلم بالصواب

Quote

Firman Allah Subhanahu wa ta’ala dalam Al-Qur’an:

وَإِذَا أَرَدْنَا أَنْ نُهْلِكَ قَرْيَةً أَمَرْنَا مُتْرَفِيهَا فَفَسَقُوا فِيهَا فَحَقَّ عَلَيْهَا الْقَوْلُ فَدَمَّرْنَاهَا تَدْمِيرًا

“Jika Kami berkehendak menghancurkan suatu negeri, Kami jadikan orang-orang yang suka berbuat sesat di negeri itu sebagai pemimpin, lalu pemimpin itu berbuat zalim kepada rakyat di negerinya. Akibat kezaliman pemimpin mereka, maka turunlah azab kepada mereka dan Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya.” (Qs. Al-Israa’, 17: 16)

Dinubuwahkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam:

يُوشِكُ أَنْ لا يَبْقَى مِنَ الإِسْلامِ إِلا اسْمُهُ ، وَمِنَ الْقُرْآنِ إِلا رَسْمُهُ ، مَسَاجِدُهُمْ يَوْمَئِذٍ عَامِرَةٌ وَهِيَ خَرَابٌ مِنَ الْهُدَى ، عُلَمَاؤُهُمْ شَرُّ مَنْ تَحْتَ أَدِيمِ السَّمَاءِ ، مِنْ عِنْدِهِمْ تَخْرُجُ الْفِتْنَةُ ، وَفِيهِمْ تَعُودُ .

“Akan datang suatu zaman kepada manusia, dimana tidak tersisa dari Islam kecuali namanya, tiada tersisa dari Al-Qur’an kecuali tulisannya saja. Masjid-masjid mereka megah dan semarak, tapi jauh dari petunjuk Allah, ulama-ulama mereka adalah sejahat-jahat manusia di bawah kolong langit, dari mulut mereka keluar fitnah dan akan kembali kepada mereka pula.” (HR. Baihaqi)